Surat Terbuka Untuk Ustadz Arifin Ilham

Kajian Timur Tengah

Yang saya hormati, Ustadz Arifin Ilham,

Assalamualaikum ww. Perkenalkan, saya Dina Y. Sulaeman, seorang ibu rumah tangga biasa, yang senang belajar dan menulis. Kecintaan saya untuk menuntut ilmu mendorong saya untuk kuliah lagi di program doktor Hubungan Internasional; sama sekali tak ada karir yang menuntut saya untuk itu. Tulisan-tulisan saya selama ini, kelihatannya cukup banyak diapresiasi orang; dalam arti, bukan tulisan ngawur. Bahkan ada tulisan saya yang sempat dimuat di majalah Az-Zikra yang Antum terbitkan, Ustadz.

Hanya saja, sejak saya aktif memberikan penjelasan tentang bagaimana sebenarnya konflik Suriah, saya tiba-tiba dimusuhi oleh kelompok-kelompok radikal pro-jihad Suriah. Dan tiba-tiba saja, seorang ibu rumah tangga seperti saya mendapat ‘kehormatan’ dinobatkan jadi “Tokoh Syiah Indonesia” oleh media-media pro-jihad Suriah, yang pemiliknya adalah teman-teman Antum sendiri, Ustadz. Meskipun isi artikel berjudul Tokoh Syiah itu fitnah, tapi setidaknya tiba-tiba saja ada gelar ‘tokoh’ dilekatkan kepada saya. Siapa tahu gelar ini (meskipun ngawur), membuat saya dianggap…

Lihat pos aslinya 1.469 kata lagi

Iklan

Muslimah Pembelajar

Muslimah-Pembelajar

Penulis: Layyinah al-Himshi

Penerjemah: Khalifurrahman Fath

ISBN:978-602-1791-96-7

Ukuran: 13 x 20.5 cm

Halaman: 416/Bookpaper

Terbit: Oktober 2013

Dalam diri kita ada kekuatan raksasa bernama iman. Mimpi, cita-cita, perjuangan, kepercayaan diri, tawakal, syukur … semua digerakkan oleh iman. Ditopang keluasan wawasan, kedalaman pemahaman agama, serta keahlian bertutur, penulis mengajak kita menambah stamina iman untuk meraih kemenangan pribadi dan sosial.
Dr. Layyinah membangkitkan kepercayaan diri kita dalam meraih cita-cita, membuktikan bahwa kesulitan hidup bukanlah batu sandungan melainkan batu loncatan untuk berhasil, dan menyodorkan mindset serta kebiasaan sukses dan bahagia.
Selain meluruskan pandangan yang memojokkan perempuan yang kerap diperkuat teks-teks agama—seperti wanita kurang akal, separuh agamanya, dan sebagainya—ulama perempuan ini meyakinkan betapa hidup begitu mulia dan menantang kita semua untuk mencuatkan segala potensi diri sehingga optimal berperan sebagai hamba sekaligus khalifah-Nya di muka bumi.
Hampir tiap topik diantari kisah, diikuti cerita obrolan dirinya dengan berbagai pihak, dilanjutkan dengan lontaran masalah hingga masuklah ke materi pokok yang amat luas dan mengesankan, menjadikan buku ini menarik dan tidak membosankan.
* * *
Dr. Layyinah al-Himshi adalah profesor perbandingan mazhab fikih dan perbandingan agama di Majma‘ Syekh Ahmad Kuftaro Damaskus.  Selain menulis, ia menjadi arsitek sekaligus pemandu program Hamasat di stasiun Al-Risalah, yang memukau jutaan pemirsa di negerinya.
Link penerbit: http://www.penerbitzaman.com/code.php?index=Katalog&op=tampilbuku&bid=186

Guru Kehilangan Tongkatnya

Ketika emosional guru meletupkan ayunan tangannya, siswa dan orangtuanya protes, bahkan atasannya ikut menyalahkan. Sebaliknya, ketika siswa memukul sang guru, suara para orangtua seperti slogan salah satu otomotif; nyaris tak terdengar. Seperti itukah gap antara guru dan orangtua?! Bukankah seharusnya antara guru dan orangtua tercipta kerjasama yang baik untuk secara bersama-sama mendidik putra-putri bangsa ini?! Sebagaimana dalam rumah tangga, kerjasama itu akan tercipta bila kedua belah pihak seia-sekata, satu visi dan misi, serta tidak saling menyalahkan. Anak sendiri akan bingung bila mendapati sesuatu -selengkapnya…>

Jangan Takut Mengeluarkan Biaya Besar

Prudential
Sumber: Google

Delapan tahun menjalani mahligai rumah tangga, kami seperti menelusuri kebun teh; lancar, sejuk, dan indah. Sebagai keluarga kecil, kami memang menaruh impian besar. Impian untuk memiliki keluarga besar dan kehidupan yang mapan. Dengan menjalani  profesi sebagai guru di sebuah sekolah swasta di bilangan Bogor, kami menata hidup. Biaya hidup sehari-hari tentu disesuaikan dengan penghasilan kami.  Alhamdulillah, bisa juga mencicipi jajanan di mal-mal, meskipun di rumah terkadang juga berlauk tahu dan tempe. Tapi kami bahagia, karena -selengkapnya…>

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.