Surat Terbuka Untuk Ustadz Arifin Ilham

Kajian Timur Tengah

Yang saya hormati, Ustadz Arifin Ilham,

Assalamualaikum ww. Perkenalkan, saya Dina Y. Sulaeman, seorang ibu rumah tangga biasa, yang senang belajar dan menulis. Kecintaan saya untuk menuntut ilmu mendorong saya untuk kuliah lagi di program doktor Hubungan Internasional; sama sekali tak ada karir yang menuntut saya untuk itu. Tulisan-tulisan saya selama ini, kelihatannya cukup banyak diapresiasi orang; dalam arti, bukan tulisan ngawur. Bahkan ada tulisan saya yang sempat dimuat di majalah Az-Zikra yang Antum terbitkan, Ustadz.

Hanya saja, sejak saya aktif memberikan penjelasan tentang bagaimana sebenarnya konflik Suriah, saya tiba-tiba dimusuhi oleh kelompok-kelompok radikal pro-jihad Suriah. Dan tiba-tiba saja, seorang ibu rumah tangga seperti saya mendapat ‘kehormatan’ dinobatkan jadi “Tokoh Syiah Indonesia” oleh media-media pro-jihad Suriah, yang pemiliknya adalah teman-teman Antum sendiri, Ustadz. Meskipun isi artikel berjudul Tokoh Syiah itu fitnah, tapi setidaknya tiba-tiba saja ada gelar ‘tokoh’ dilekatkan kepada saya. Siapa tahu gelar ini (meskipun ngawur), membuat saya dianggap…

Lihat pos aslinya 1.469 kata lagi

Iklan

Ensiklopedi Aliran dan Madzhab Di Dunia Islam

10947347_973036766040128_3484225230851458010_n

Judul             :Ensiklopedi Aliran dan Madzhab Di Dunia Islam

Penulis          :Tim Riset dan Studi Islam Mesir

Penerjemah : Khalifurrahman Fath dkk.

No ISBN       : 978-979-592-6948

Cover            : Hard cover

Isi                  :1164 halm

Ukuran          : 15.5 x 24.5 cm

Harga : Rp 245.000,00

Sebagai agama yang besar, sejarah Islam diwarnai dengan munculnya berbagai aliran dan madzhab yang tumbuh di negeri-negeri Muslim. Dengan berbagai corak pemikiran, tokoh, dan doktrin-doktrinnya, keberadaan aliran-aliran dan madzhab tersebut saling berebut pengaruh. Masing-masing berusaha menjaga eksistensi dengan terus menyebarkan paham-pahamnya.

Ada aliran-aliran yang menyimpang dan menjadi ‘duri dalam daging’ kaum muslimin, ada juga yang berusaha untuk menjaga agar umat ini tidak keluar dari koridor yang sudah digariskan oleh Allah dan Rasul-Nya. Semua ini perlu diketahui oleh umat Islam, agar bisa membedakan mana kelompok yang menyimpang dan mana yang berada di jalan yang lurus.

Ensiklopedi ini ditulis oleh para profesor dan doktor yang mumpuni di bidang akidah dan pemikiran, yang berusaha mengupas secara tuntas setiap aliran dan madzhab yang dibahas. Syiah, Khawarij, Mu’tazilah, Asy’ariyah, Maturudiyah, Wahabiyah, dan Azh-Zhahiriyah, adalah sebagian dari puluhan aliran dan madzhab yang dibahas dalam buku ini. sangat berharga jika Anda memilikinya!

Muslimah Pembelajar

Muslimah-Pembelajar

Penulis: Layyinah al-Himshi

Penerjemah: Khalifurrahman Fath

ISBN:978-602-1791-96-7

Ukuran: 13 x 20.5 cm

Halaman: 416/Bookpaper

Terbit: Oktober 2013

Dalam diri kita ada kekuatan raksasa bernama iman. Mimpi, cita-cita, perjuangan, kepercayaan diri, tawakal, syukur … semua digerakkan oleh iman. Ditopang keluasan wawasan, kedalaman pemahaman agama, serta keahlian bertutur, penulis mengajak kita menambah stamina iman untuk meraih kemenangan pribadi dan sosial.
Dr. Layyinah membangkitkan kepercayaan diri kita dalam meraih cita-cita, membuktikan bahwa kesulitan hidup bukanlah batu sandungan melainkan batu loncatan untuk berhasil, dan menyodorkan mindset serta kebiasaan sukses dan bahagia.
Selain meluruskan pandangan yang memojokkan perempuan yang kerap diperkuat teks-teks agama—seperti wanita kurang akal, separuh agamanya, dan sebagainya—ulama perempuan ini meyakinkan betapa hidup begitu mulia dan menantang kita semua untuk mencuatkan segala potensi diri sehingga optimal berperan sebagai hamba sekaligus khalifah-Nya di muka bumi.
Hampir tiap topik diantari kisah, diikuti cerita obrolan dirinya dengan berbagai pihak, dilanjutkan dengan lontaran masalah hingga masuklah ke materi pokok yang amat luas dan mengesankan, menjadikan buku ini menarik dan tidak membosankan.
* * *
Dr. Layyinah al-Himshi adalah profesor perbandingan mazhab fikih dan perbandingan agama di Majma‘ Syekh Ahmad Kuftaro Damaskus.  Selain menulis, ia menjadi arsitek sekaligus pemandu program Hamasat di stasiun Al-Risalah, yang memukau jutaan pemirsa di negerinya.
Link penerbit: http://www.penerbitzaman.com/code.php?index=Katalog&op=tampilbuku&bid=186

Kisah Hidup Utsman ibn Affan

7858761

Penulis: Musthafa Murad

Penerjemah: Khalifurrahman Fath

ISBN:9789790241374

Ukuran: 15 x 23 cm

Halaman: 306 hal. HVS

Terbit: Februari 2009

“Ustman memiliki banyak watak yang penuh dengan kebaikan dan harga diri. Dari pribadinya memancar bau semerbak kasih sayang di mana pun Anda menjumpainya.” Syekh Khalid Muhammad Khalid

Utsman sedang membaca Al-Quran ketika beberapa orang merangsek memasuki kamarnya. Kitab suci itu tampak terbuka di hadapannya. Ia membacanya dengan khusyuk dan suara bergetar. Tidak keras, pun tak terlalu pelan. Para durjana itu memaksa Utsman menghentikan ngajinya. Tiba-tiba salah seorang meloncat ke hadapan Utsman dan berteriak, “Antara aku dan engkau ada Kitabullah,” seraya menebaskan pedang. Utsman menangkis sabetan itu hingga tangannya terbabat putus. Darah mengucur membasahi mushaf di hadapan Utsman, tepat mengenai firman Allah Swt.: Maka Allah akan memeliharamu dari mereka, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui …(al-Baqarah: 137).

Dan terjadilah fitnah besar yang dinubuatkan Rasulullah saw.: “Wahai Utsman, jika Allah memberikan kepemimpinan ini kepadamu suatu hari nanti, lalu orang-orang munafik menginginkanmu menanggalkan pakaian yang dikenakan-Nya kepadamu, jangan pernah kaulepaskan ….”

Utsman mengikuti nasihat Nabi. Ia pegang teguh ucapan beliau sehingga tak sedikit pun tebersit rasa takut, benci, atau marah saat para pemberontak mengepung rumahnya, menghentikan pasokan air dan makanan bagi keluarganya, hingga akhirnya menerobos rumahnya dan membunuhnya.

Dialah dzû al-nûrayn—pemilik dua cahaya, orang yang pernah berhijrah dua kali sekaligus suami dari dua putri Rasulullah. Dialah khalifah yang lembut, penyabar, sangat santun, dan super dermawan. Dialah sahabat Rasulullah yang sangat pemalu hingga para malaikat pun merasa malu kepadanya.

Keluarga Perempuan Rasulullah

keluarga-perempuan-rasulullah

Penulis: Fathi Fawzi dan Widad Sakakini

Penerjemah : Khalifurrahman Fath

ISBN:978-979-024-264-7

Ukuran: 13 x 20,5 cm

Halaman: 436 h/Imperial

Terbit: Januari 2011

Sejak lahir, lalu ditinggal mati kedua orangtuanya sampai kemudian menikah, Allah menakdirkan Rasulullah dikelilingi para wanita. Hikmahnya ia mengenali hakikat dan watak dasar wanita. Rasul mengenal wanita sebagai pemberi air susu, pengayom, pendidik, sahabat, dan pemberi keturunan. Bahkan, kala peradaban Arab dan dua peradaban besar dunia saat itu, Romawi dan Persia, menganggap wanita semata-mata aksesoris, Islam memuliakan posisi mereka dan melibatkan mereka dalam gerak sejarah peradaban Islam.

Buku ini mengabadikan romantika hidup para ibu, istri, dan putri Rasulullah. Bagaimana ibu-ibu hebat—seperti Aminah (ibu kandung), Umm Aiman (perawat), Halimah al-Sa‘diyah (ibu asuh), Fatimah binti Asad (istri Abu Thalib), Syifa binti Auf (bidan Rasulullah),  dan Tsuaibah (ibu susuan Nabi)— melahirkan dan membesarkan seorang pemimpin yang hebat?

Bagaimana istri-istri dan putri-putri Nabi—dengan kelebihan masing-masing—memainkan peran untuk mewarnai laju komunitas dan peradaban Islam. Bagaimana mereka tampil menyempurnakan kemuliaan dan keagungan Muhammad sebagai pemimpin umat manusia?
Ditopang referensi yang kaya dan tepercaya, Anda akan menikmati banyak kisah menarik pada wanita-wanita mulia ini selama menemani Rasulullah: kisah-kisah yang sarat dengan pelajaran, hikmah, dan keajaiban yang kadang jarang kita simak. Dengan tutur-cerita yang lincah, Anda juga diajak menyusuri fase-fase penting kehidupan Rasulullah.

Banyak pelajaran dari kisah hidup mereka yang pantas jadi pendorong semangat kita untuk bangkit dan jadi dongeng pengantar tidur bagi putra-putri kita. Dari mereka kita juga belajar makna mementingkan orang lain, kesetiaan, juga  ayat-ayat takwa dan perjuangan.

Pujian:

Buku ini harus disimak generasi baru yang butuh bacaan bermanfaat. Sumber rujukan tema ini masih langka. Pada zaman ini mereka harus membekali diri dengan pengetahuan yang baik tentang sejarah “para wanita mulia”.
—Widad Sakakini

Ensiklopedia Al-Qur’an dan Hadis Per Tema

ensiklopedia-al-quran

Judul : Ensiklopedia Al-Qur’an & Hadis Per Tema
Penyusun : Tim Alita Aksara Media
Penerbit : Alita Aksara Media, Depok
Tahun : I, Agustus 2011
Tebal : xxxii+1370 halaman
Harga : Rp350.000,-

Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, petunjuk hidup agar selamat dunia akhirat. Umat Islam sangat memerlukan Al-Qur’an. Tidak hanya untuk dibaca tiap hari, tiap shalat, tapi juga untuk dipelajari, direnungi, dan diamalkan. Bahkan, sebagian orang yang begitu cinta Al-Qur’an, sampai menghafalnya. Ini yang disebut para hufaz, penghafal Al-Qur’an. Saking hebatnya, tidak hanya hafal 30 juz dari awal Al-Qur’an, tapi banyak yang hafal dari akhir Al-Qur’an hingga awal: bolak-balik.

Membaca Al-Qur’an adalah ibadah. Disebutkan, pahala membaca Al-Qur’an satu huruf saja bernilai besar. Ali bin Abu Thalib bahkan rela memberikan beberapa dinar emas untuk satu huruf Al-Qur’an yang diajarkan oleh seseorang. Di hari kiamat, Al-Qur’an akan memberikan syafaat, yakni penolong, bagi pembacanya. Tidak hanya syafaat, bahkan Allah menyebut bahwa orang yang membaca Al-Qur’an adalah ahli-Nya, hamba terdekat-Nya di dunia; di akhirat lebih-lebih. Orang yang membaca Al-Qur’an sama dengan orang yang tengah berdialog dengan Allah.

Membaca Al-Qur’an memang penting. Tapi, lebih daripada sekadar membaca, Al-Qur’an perlu direnungi, lalu diamalkan. Pengamalan terhadap Al-Qur’an tidak mungkin tanpa lebih dulu direnungi dan dipelajari. Mempelajari berarti menggali isi Al-Qur’an sedalam-dalamnya. Buku ini memberikan jalan untuk mempermudah orang untuk menggali Al-Qur’an. Jika orang berupaya menggali Al-Qur’an sedalam-dalamnya, buku ini membedah isi Al-Qur’an sedetail-detailnya. Dalam proses penggalian Al-Qur’an, orang bertanya-tanya: apa saja isi Al-Qur’an? Buku ini memberi jawabannya. Jika orang bertanya-tanya, benarkah Al-Qur’an membahas semua hal? Buku ini menegaskan dengan setegas-tegasnya: ya. Tidak ada satu pun yang terlewat dalam Al-Qur’an. Demikian yang Imam Ghazali katakan tentang Al-Qur’an.

Menariknya, selain memberi jawaban dan menegaskan bagaimana Al-Qur’an benar-benar mencakup segala hal tanpa ada satu pun yang terlewat, juga memberi tambahan pengetahuan dari sumber-sumber primer kedua setelah Al-Qur’an: hadis-hadis Nabi. Nabi sang penyampai Al-Qur’an kepada umat manusia sekaligus penjelas, interpretatornya. Orang-orang yang sulit memahami Al-Qur’an, langsung bertanya kepada beliau. Dari mulai masalah-masalah ibadah hingga masalah-masalah sosial. Dari masalah-masalah nyata, hingga masalah-masalah gaib. Kadangkala beliau memberi jawaban dengan Al-Qur’an, kadang dengan hadis.

Di buku ini, pembaca akan dengan mudah dan cepat menemukan tema apa yang diinginkan. Enam ribu lebih ayat dalam Al-Qur’an dipecah-pecah ke dalam tema-tema detail. Ketebalan buku yang mencapai hingga hampir seribu lima ratus halaman ini memberi bukti serius dan ambisiusnya penggarapan buku sekaligus menggambarkan secara jelas bahwa Al-Qur’an memang berbicara banyak—bahkan semua—hal, tepat seperti dikatakan Imam Ghazali. Satu ayat Al-Qur’an saja, misalnya, kadang berbicara lebih dari satu masalah; masalah ibadah, masalah sosial. Masalah duniawi, masalah ukhrawi. Jika Aisyah, istri Nabi, ditanya bagaimana akhlak Nabi, lalu menjawab bahwa akhlak beliau adalah Al-Qur’an, maka buku ini dengan menjadi jalan bagi pembacanya untuk berakhlak seperti beliau: akhlak Al-Qur’an.

Di jenisnya, buku ini terbilang langka. Meski di dalamnya tidak ada satu pun teks Arab, buku ini tetap punya kualitas dan bobot lebih. Bisa jadi pertimbangan ketebalan menjadi alasan tidak adanya teks Arab. Dibuat lebih dari satu jilid tampaknya dianggap tidak efisien. Pembaca umumnya tidak begitu berminat dengan buku berjilid-jilid yang terkesan berat dan repot. Dengan satu jilid, pembaca dianggap akan lebih mudah menikmati buku tanpa harus berpindah ke jilid lain. Segmen pembaca buku ini tampaknya sudah jelas: masyarakat umum, para pendidik dan pengajar Islam, pelajar Islam, dengan tingkat pendidikan dan latar belakang yang berbeda-beda; tingkat menengah hingga perguruan tinggi.

Ini memang buku berbobot yang disajikan secara sederhana, dan pembaca tidak akan sampai mengerutkan dahi manakala membacanya. Sebaliknya, pembaca akan menikmati lembar demi lembar buku, tema demi tema yang tersaji, judul demi judul yang detail, dan pada akhirnya akan terpuaskan. Berbagai pertanyaan di benak akan terjawab, berbagai keraguan akan teryakinkan, dan berbagai kebimbangan akan tertegaskan. Namun demikian, sebagai sebuah karya, seperti halnya karya-karya lainnya, tetap tidak lepas dari rumus: tidak ada gading yang tak retak. Ini buku tebal, bisa jadi orang sebenarnya akan membelinya, tapi kemudian mengurungkan. Jadi hanya soal teknis pembelian yang sebetulnya tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan manfaat yang bakal didapatkan dari buku berkualitas ini. Selamat membaca.

Dahsyatnya Berperasaan Positif Rahasia Mengelola Kekuatan Perasaan untuk Meningkatkan Ketenangan dan Kesuksesan

Dahsyatnya Berperasaan Positif - 32.000

Penulis            : Ibrahim Elfiky

Penerjemah    : Khalifurrahman Fath

ISBN               :978-979-024-215-7

Ukuran            : 13 x 20,5 cm

Halaman         : 288 h/BookPaper

Terbit               : Agustus 2010

Great Success Through a Positive Mental Attitude

Perasaan kita adalah satu indikator penting bagaimana keadaan pikiran kita,
apakah positif atau negatif.

Dengan positive feeling otomatis positive thinking akan ikut. Dan, kalau keduanya bersinergi hasilnya akan sangat dahsyat.

Kita bisa saja memiliki pikiran positif. Tapi, saat-saat kritis dan menghadapi tekanan, semua pikiran positif kita kerap hilang. Saat Anda cemburu, misalnya, Anda bisa kehilangan akal sehat, bukan?

Gejolak perasaan jauh lebih cepat dan lebih kuat daripada pikiran. Perasaan tak ubahnya bahan bakar bagi seseorang. Tanpanya, ia tidak bisa bergerak, juga tidak bisa menjadi pribadi yang aktif. Namun, perasaan bisa menyebabkan banyak hal. Bisa mendatangkan penyakit, psikis atau klinis. Perasaan juga bisa melahirkan sikap dan perilaku. Kalau begitu, kita perlu cara mengelola kekuatan perasaan ini agar lebih positif dan produktif, bukan?

Dengan gaya ulas mengalir dan menghibur, Dr. Elfiky melukiskan bagaimana perasaan berkembang, apa saja sumber-sumbernya, dan bagaimana mengubah perasaan negatif menjadi keterampilan positif. Sarat dengan wawasan, kaya cerita menawan, disertai langkah mudah dan menyenangkan. Tugas praktis di akhir bahasan membantu Anda mengelola perasaan sejak membuka bab pertama buku ini. Menutup lembaran terakhir seakan Anda me-make over kepribadian Anda hingga lebih siap untuk senantiasa berhasil dan berbahagia.